Total Tayangan Halaman

Sabtu, 29 Maret 2014

CUPU!

Cupu adalah kata yang cukup familiar, terutama di lingkungan sekolah. Apa mereka tau apa artinya? biasanya orang dibilang cupu kalo mereka kuper, introvert, style nya ga update. Ada benernya juga sih.. Menurut saya, cupu itu artinya ketinggalan informasi, diajak ngomong ini gatau, itu gatau. Baju nya dari tahun 2000an ga apdet-apdet. Masi pakepake celana yang bawahnya gede itu, habis itu kaos ketat, pake sabuk segede anaconda. Pleaseee, bagusan juga vintage gitu. Ehm, beda ya old style sama jadul :D daaaan orangnya susah nyambung. Itu cupu menurut versi saya.

Tapi disini, disana juga mungkin cupu lebih diartikan dengan anak-anak yang ga mau diajak hal negatif. Ngrokok, minum-minum misalnya. Dan karena terpojok oleh kata 'cupu' tersebut, alhasil mereka terbujuk. Padahal sama sekali ga ada korelasinya lho. Sumpah aku bingung gimana bilangnya. Yang jelas, hal-hal negatif itu bukan ukuran kita jadi cupu kok. Justru mereka yang hidupnya tergantung oleh rokok dll itu yang cupu. Hidup mereka ga bebas, kayak dibuntutin kemana-mana sama rokok. Padahal mereka tau kalo itu ga baik, tapi mereka ga bisa lepas. Kasihan kan? rokok itu juga menggerogoti paru-paru dan uang mereka. Sadar betapa bodohnya? Rokok itu ibaratnya kayak pacar yang matre. Lebih parah sih, kalo pacar mending masih ada sayang-sayangnya. Nah kalo rokok? udah kayak pacaran sama orang yang mukanya jelek, galak, matre lagi. Mungkin gambarannya terlalu ekstrim, tapi emang bener begitu kan.

Nah jadi, buat kalian-kalian yang ga ngerokok. Lanjutkan yaa! Kalian bisa menolak godaan jahat dan mengalahkan si perokok-perokok itu keren. Si perokok ga bisa hidup tanpa rokok, tapi kalian bisa :D Nahh kan, siapa yang cupu sekarang?

Tapi, saya juga bukan tipe orang yang peduli-peduli banget sama kehidupan orang. Jadi kalo ada yang ngerokok yaa okeoke aja. hahaha 


Selasa, 25 Maret 2014

idk.


Kebahagiaan beberapa waktu itu kupikir akan selamanya. Kupikir benar-benar mengobati untuk waktu yang lama. Kupikir inilah kebahagiaan yang kucari. Namun, entah atas dasar apa, atas sebab apa, semua menghilang. Pergi. Tanpa kutahu sebabnya. Kupikir hanya sehari, dua hari, aku menunggu. Atau hanya seminggu, dua minggu, aku tetap menunggu. Mungkin selamanya aku akan menunggu. Entah aku ini bodoh atau apa. Aku hanya terlalu berharap. Tapi harapanku bukan tanpa sebab. Aku berfikir akan ada sesuatu yang indah. Otakku menenangkanku, memberi harapan palsu yang seolah-olah akan terjadi. Namun hatiku sadar dan dengan nyata tau bahwa semua tak nyata. Tak akan terjadi. Semua telah hilang. Entah atas dasar apa aku berfikir, Tuhan belum memberiku anugerah sekarang ini. Justru, ia memberi cobaan. Agar aku tau rasanya tersakiti, agar aku tau rasanya ditinggalkan. Ini bukan salah siapapun. Ini adalah takdir. Takdir yang kukira akan indah pada akhirnya.

Jumat, 14 Maret 2014

Jar of Hearts.

 Jar Of Hearts :'((
 
I know I can't take one more step towards you
'Cause all that's waiting is regret
Don't you know I'm not your ghost anymore
You lost the love I loved the most

I learned to live half alive
And now you want me one more time

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are?

I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms

And I've learned to live half alive
And now you want me one more time

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are?

And it took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
'Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
Tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Don't come back at all

Who do you think you are?

Who do you think you are?

Who do you think you are? 

Rabu, 12 Maret 2014

Kuliah musik, why not?


Musik. Semua orang suka musik. Setiap hari mereka dengar, bahkan kebutuhan pokok mungkin. Banyak orang memuja dan menyenangi musik. Tetapi, hanya sedikit yang memilih musik sebagai bidangnya. Banyak faktor dan alasan pasti. Mungkin karena mereka cacat nada. Istilah yang sama sekali ga keren, bukan? atau mungkin karena mereka tidak kreatif dan tidak punya jiwa seni. Well, mereka ga bersalah. 
Yang akan dibahas sekarang ini adalah pertanyaan-pertanyaan bodoh yang sering muncul dari orang-orang kuno diluar sana. Mari saya jawab satu per satu.

1. Kuliah musik nanti mau jadi apa?
Pertanyaan klasik dan cenderung kuno. Memang harus diakui kualitas musik di Indonesia memang masih sangat rendah. Musik yang ditayangkan di televisi juga cenderung untuk masyarakat menengah kebawah. Ya kita bicara fakta. Jadi intinya, orang yang bertanya seperti itu adalah orang yang refrensi musiknya masih seputar itu-itu saja. Mereka tidak tau betapa besar industri musik di luar sana. Di luar negeri, musik klasik bahkan menjadi kebutuhan pokok. Banyak ahli-ahli musik dari Indonesia yang bekerja diluar negeri, karena disana lebih dihargai pastinya. Di Indonesia pun, sebenarnya kita punya banyak peluang. Tergantung seberapa profesionalitas kita. Kalo ga pinter-pinter banget, ya bisa lah jadi guru musik buat anak-anak, pegawai mungkin di toko-toko musik. Kalo kalian pinter di teori-teori musik, bisa juga jadi guru, dosen, penulis buku, kritikus, pengamat musik. Kalo minat kalian lebih ke main instrumen, bisa juga kalian bener-bener fokus di mayor, lanjut abroad dan jadi player aktif disana. Kalo minat kalian lebih ke bikin lagu, aransemen, yang hobby ngcover, kalian bisa terjun ke musik industri, bikin aja lagu-lagu simple yang cuma I,IV,V akornya. Biasanya para 'alay' Indonesia suka tuhh. wkwk. Terus juga bisa jadi penata suara, bikin jingle buat iklan/brand sebuah produk. Buat ngisi waktu juga kalian bisa ngband, dan karena kalian anak musik, bandnya juga berkelas, ga kampungan. Sebut saja Addie MS, Erwin Gutawa, Ananda Sukarlan, Ahmad Dhani, Oni Krisnerwinto, Dian HP, Dwiki Dharmawan, dan masih banyak lagi. Mereka adalah musisi-musisi hebat yang mungkin juga pernah mendapat pertanyaan yang sama :p hahaha.

2. Kalo sekolah musik berarti tiap hari cuma nyanyi aja?
Jujur ya jujurr itu pertanyaan yang cenderung menyepelekan menurut saya. Jadi, kita punya instrumen mayor. Yang kita pelajari secara khusus adalah instrumen mayor kita. Seperti saya, piano. Tapi selain itu bidang-bidang musik yang lain juga dipelajari. Seperti Solfegio untuk melatih pendengaran dan ketajaman terhadap nada. Teori Musik, mempelajari hal-hal apa saja yang tertulis dalam partitur, termasuk cara memainkannya. Sejarah musik, mempelajari dan memperluas pengetahuan kita dari musik jaman barok, sampai musik modern bahkan yang berkembang di masyarakat saat ini. DT Pentas, mempelajari tentang tata panggung, tata suara, audio recording, dll. Ilmu harmoni, kita diajarkan untuk mengaransemen ulang sebuah lagu dari teori-teori harmoni dasar. Orkestrasi, kita belajar untuk menyusun/ menulis ulang dari part piano ke formasi orkestra. Orkestra, disini kita diajarkan untuk memainkan musik secara bersama-sama dengan instrumen lain, dipimpin oleh seorang conductor. Ilmu bentuk analisa (IBA), belajar menganalisa sebuah lagu. Lagu ini terdiri berapa bagian, berapa kali modulasi, ganti sukat, dll. 

Itu sih pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul :) sekarang kalian tau, bahwa kuliah di musik sama sekali bukan hal yang sepele. Lulusan musik dipastikan mampu bersaing dengan lulusan jurusan yang lain. Kesuksesan tidak tergantung pada jurusan kuliah yang dipilih, tapi tergantung diri kita sendiri, bagaimana memanfaatkan ilmu yang didapat pada masa kuliah. Kalo boleh saran, kalian yang belum pernah memainkan instrumen, cobalah belajar. Maka cepat atau lambat kalian akan tau. Pelajarilah musik selama kalian hidup, karena cacat nada itu sama sekali ga keren :p 


Selasa, 11 Maret 2014

MY JHS

Pangudi Luhur JHS, yaa its my JHS. How I miss that moment :') disana emang sih pengalaman gak berkesan-berkesan banget. Tapi aku punya sahabat-sahabat yang luar biasa. Inilah mereka ^^


1. Aloysia Devi Yunitasari 
Biasa disapa 'Devi'. Sekarang sekolah di SMA Sedes. Ya gini ini orangnya. Baik, lucu, dan lucunya tu kadang aneh. Dan dia tu ga tau kenapa suka banget berbuat hal-hal yang emang aneh dan kadang ga masuk akal. Sumpah bingung ngungkapinnya gimana. Tapi orang ini nyenengin dan bikin kangen





2. Anggia Sabhatina Rahayu
Ini Anggia. Dia juga sekolah di SMA Sedes, sama kayak Devi. Anggia ini orangnya, dia lebih dewasa sih, enak diajak curhat, dia pendengar yang baik loh, kata-katanya ga pernah nyinggung orang, lucu juga. Kita pernah ngobrol dan curhat selama 2 jam pelajaran biologi nya Pak Petrus. Itu aku inget banget, kita juga pernah dimarahin Pak Ranto gara-gara ketawa terus selama seksional drumband -_____- malu juga sih, tapi itu berkesan haha

3. Agata Cahyaning W
Agata ini sekarang sekolah di SMA Van Lith Muntilan. Dia ini orang yang paling pinter diantara kitakitaa. Tanpa belajar dia selalu dapet nilai bagus. Ga cuma itu sih, dia emang cerdas, cepet nangkep apa yang dijelasin. Dan dia adalah sahabat yang paling deket sama aku. Orangnya jujur, polos, asik juga. Pengalamanku sama dia terlalu banyak banget kalo diceritain satu-satu, dan jujur aja semuanya berkesan :)

4. Helena Michelle Alexandra
Michelle. Sekarang sekolah di SMK Theresiana Farmasi Semarang. Michelle orangnya lebih diem, tapiiiii diam2 menghanyutkan. Kadang kalo kita ngobrol tu dia cuma diem, tapi sekalinya ngomong tu omongannya bikin kita tercengang haha. Maksudnya kadang dia malah lebih tau tentang topik yang lagi diomongin. Cantik sih, tapi ga tau ya kalo punya pacar pasti pacarnya tu aneh-aneh, dan aku jadi ngerasa 'hoam'. Dan sebenarnya aku sama Michelle tu bersaudara -_-

Oke sekian dulu, dan jujur aku nulis ini dengan rasa kangen yang mendalam haha. Kangen banget... Semoga semua kenangan kita tidak terkikis oleh waktu ya teman-temaaaan :(
















Experience of life :)

Hi, hi everyone :)
hmm each people hv their own life yea. This is story of my life. Almost complicate, I think.
Begin from my study in SHS. I school in SMM Yogyakarta. This is music school. And some of people certainly say wow its cool, awesome, blahblahblah. But... I dont think so. Pada awalnya emang aku ngrasa ga cocok banget berada di sana. Bukan karena pendidikan atau musiknya, cuma karena lingkungannya. Aku bener-bener ngalamin yang namanya culture shock. Banyak banget perbedaanya sama pas SMP. Itu awal kelas 1 sih ya, inget banget tiap hari di kosan kerjaanya sedihh mulu. Mulai deh tengah-tengah yaa ada asiknya juga, mulai bisa menyesuaikan dan menerima keadaan. Jujur ga tau kenapa dulu tekadku belajar itu kuat banget walopun aku selalu sedih, tapi aku tetep rajin belajar jadi engga terus terpuruk gituu. Dan akhirnya aku menuai hasilnya juga hehe. Tahun kedua udah mulai kerasa jadi 'anak musik' nya. Konser sana sini, ngjob keluar kota, bahan mayor keteteran gara2 job, orkes. Tapi justru disinilah seni nya. Tahun ketiga, mulai ad ujian-ujian dan lain sebagainya, udah mulai males sih sebenernyaa. Tapi bagaimanapun harus tetap maksimal dong hasilnya. Temen-temen yang dulunya semangat 45 juga udah mulai hmmm banyak yang ragu di musik, dan akhirnya pindah jurusan. Tapi tentu itu gak berlaku buat aku hehe. Prinsipku, kalo udah basah yaa mandi sekalian lah. Hidup jangan setengah2, harus totalitas. Tapi ya orang kan masing-masing juga punya pilihan hidup. Kalo ditanya cita-citaku jadi apa? pertama, aku lulus S1 musik di ISI, dan aku pengen ambil S2 audio engineering yaa kalo  bisa abroad lah biar kecee hahah. Trus aku kan juga hobi tuu ngaransemen lagu, ngcover, dan bikin2 lagu lucu gitu. Kalo Tuhan mengijinkan aku pengen jadi composer, penata musik, punya studio sendiri, pengen jadi dosen jugaa. Huhu banyak kan peluang kerja di musik (bagi mereka yang kreatif) ^^ yaa namanya dunia hiburan, kita harus bisa bikin sesuatu yang beda dan menghibur. Emang kalo dibandingin pekerja kantoran yang mungkin gajinya bulanan huuh how lucky. Tapi jangan salah yaa, anak musik juga bisa lebih loh. Dan kita kerjanya enjoy, ga perlu tuh bangun pagi-pagi dan pulang malem-malem. Cukup duduk manis di studio dan kerjain hal sesuai hobby kita, atauu jadi player yang juga sesuai hobby kita. Yaa semoga semua yang aku cita2kan bisa terkabul. At least, Aku bener-bener ngrasa di SMM ini aku mengalami progress yang luar biasa dan pengalaman yang sangat banyak. I think 'Thank you' words isn't enough for experience of life that SMM given to me. Tapi cuma itu yang aku bisa :) Terimakasih SMM (Sekolah Musiknya Indonesia) untuk semua pengalaman, suka duka, rasa bangga, kepuasan, kebersamaan, yang telah engkau ajarkan selama 3 tahun ini. Semuanya, pengalaman yang engkau berikan sungguh tidak bisa dibeli dengan apapun. Terimakasih :'))